Selama dua hari pelaksanaan Musrenbang di Bappeda Provinsi Bali, DisnakerESDM Provinsi Bali memaparkan rencana kerja tahun 2027 dengan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program prioritas pembangunan daerah.
Pada Rabu (Buda Paing Wuku Landep, 15 April 2026), Mediator Ahli Utama mewakili Kepala Dinas menyampaikan fokus bidang ketenagakerjaan, diarahkan pada peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal, pengawasan tenaga kerja asing, serta upaya mendorong peningkatan produktivitas di tengah rendahnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Bali.
Selanjutnya pada Kamis (Wraspati Pon Wuku Landep, 16 April 2026), Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral mewakili Kepala Dinas memaparkan pada sektor ESDM menitikberatkan pada pengembangan energi berkelanjutan, dukungan infrastruktur, serta isu strategis seperti ketersediaan charging station kendaraan listrik dan defisit air tanah.
Melalui forum ini, kolaborasi dan integrasi antar perangkat daerah menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang komprehensif, inovatif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Bali yang maju dan berdaya saing.


