Pemanfaatan Energi Terbarukan Di Usaha Pariwisata

Rabu (Buda Pon Wuku Sungsang) Tanggal 10 Juni 2026, Bertempati di Ruang Rapat Etna, Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral mengikuti rapat mengenai “Pemanfaatan Energi Terbarukan di Usaha Pariwisata”.

Acara ini bertujuan untuk menuju pariwisata Bali yang berkualitas dan bermartabat sesuai amanat Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali.
Sebagai pengantar dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali yg diwakili oleh Kepala Bidang Industri.
Dalam rapat, beliau menyampaikan beberapa permasalahan komplek yg menjadi indikator di Bali seperti masalah sampah, proses perizinan pada bidang pariwisata.

Sektor Pariwisata penyumbang ÷ 8% emisi karbon global.hotel, villa dan destinasi wisata = konsumen energi besar untuk AC, air panas, penerangan, kolam renang. Disisi lain, wisatawan global 73% lebih pilih nginap di akomodasi “ramah lingkungan” 2025. Maka dari itu pemerintah mengharapkan kelompok dari pariwisata menjadi centrang hijau, serta mendapatkan masukan terkait Pariwisata Hijau dari pelaku pariwisata terkususnya pelaku usaha Hotel, Restoran, Kafe (HOREKA).

Dilanjutkan paparan dilakukan oleh Kepala Bidang ESDM I Gede Ngurah Esa Maha Putra, ST., MM mengenai Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan di usaha Pariwisata. Dalam paparannya beliau menekankan target Net Zero Emmision (NZE) 2045 sesuai misi Gubernur Bali, yang contohnya dilakukan di wilayah Nusa Penida 100% Energi Terbarukan dengan adanya PLTS atap Gronmonted 3,7 M, juga rencana menambah 4,5 M. Dengan target 100% di tahun 2030. dari beberapa analisis yg dilakukan hampir 1.254 MW potensi untuk kelistrikan. Dalam perencanaan ada kendala yang dihadapi yaitu kendala lahan, karena di Bali harga tanah termasuk tinggi. Untuk capaian pembangkit EBT seperti PLTMH di kabupaten Buleleng, PLTS di Bangli, Karangasem dan Nusa Penida.bauran energi 3,6 %. Sektor Hotel, Restoran, Kafe (HOREKA) sudah ada pengajuan 190 titik tersebar di Bali.