Koordinasi Strategis Progres dan Rencana Kerja Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) periode 2026 – 2030

Rabu (Buda Pon Watugunung), Tanggal 1 April 2026Bertempat di Ruang Rapat Siddhakarya, Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (KadisnakerESDM) Provinsi Bali melaksanakan pertemuan koordinasi strategis guna membahas progres dan rencana kerja pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) periode 2026 – 2030. Pertemuan ini dihadiri oleh Ibu Prof. Ir. Ida Ayu Dwi Giriantari, M.Eng.Sc., Ph.D. selaku Kelompok Ahli Tim Percepatan Bidang Infrastruktur, beserta jajaran mitra strategis lainnya.Dalam upaya mempercepat transisi energi, Pemerintah Provinsi Bali telah memberikan penugasan langsung melalui Gubernur kepada Perumda Kerta Bali Saguna (KBS) untuk memfasilitasi rencana maupun pengembangan PLTS di seluruh wilayah Bali. Sebagai langkah awal yang konkret, saat ini tengah dipersiapkan penambahan kapasitas terpasang PLTS di RS Mata Bali Mandara dan RS Bali Mandara dengan total target kapasitas mencapai 1 Megawatt (MW).DisnakerESDM pada kesempatan ini memfasilitasi penjajakan kolaborasi bersama sektor swasta, yakni PT Agra Surya Energy dan PT Gemilang Energi Semesta, dimana ke depannya diharapkan pendekatan investasi akan lebih efektif dan dinamis melalui skema Business-to-Business (B2B). Pola ini akan saling melengkapi dengan peran Perumda KBS yang bertindak sebagai representasi pemerintah dalam mengawal kebijakan daerah. Sinergi antara fleksibilitas investasi swasta dan fungsi fasilitasi pemerintah ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian energi bersih di Pulau Dewata.