Rapat Koordinasi Pengembangan Ekosistem dan Talenta Digital

Kamis (Wraspati Wage Medangkungan) Tanggal 20 Agustus 2026, Bertempat di Ruang Rapat Siddhakarya

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali hadir dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Ekosistem dan Talenta Digital.

Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Infrastruktur, Ekosistem, dan Keamanan Digital, dengan agenda membahas pengembangan ekosistem dan talenta digital serta pemaparan use case pengembangan tokenisasi Real World Asset (RWA) di Provinsi Bali.

Transformasi digital menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMN 2025–2029, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas talenta dan sumber daya manusia (SDM) digital. Berdasarkan data nasional, Indeks Masyarakat Digital (IMD) Bali berada pada kategori cukup dan masih berada di atas rata-rata nasional, dengan Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sebagai motor utama. Namun demikian, aspek literasi digital dan produktivitas digital masih menjadi tantangan yang perlu terus diperkuat.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pemanfaatan teknologi blockchain, khususnya pengembangan Real World Asset (RWA) melalui tokenisasi. Pemerintah mendorong pemanfaatan RWA sebagai salah satu inovasi untuk membuka sumber pembiayaan baru, meningkatkan likuiditas aset, serta memperluas akses masyarakat terhadap investasi.

Bagi Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, pengembangan ekosistem digital menjadi ruang strategis dalam menyiapkan calon talenta digital serta meningkatkan kompetensi SDM agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital.

Ke depan, diharapkan pemanfaatan data dan teknologi blockchain dapat mendukung pemerintah dalam menghasilkan data yang lebih akurat dan terukur sebagai dasar penyusunan kebijakan, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem digital Bali yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.